PELESTARIAN BAHASA BESEMAH DI SEKOLAH DASAR KOTA PAGAR ALAM
DOI:
https://doi.org/10.36050/mge4fx63Keywords:
Besemah; Globalisasi;Pendidikan;Migrasi Populasi; Pengaruh BudayaAbstract
AbstrakBahasa Besemah adalah Bahasa yang digunakan oleh masarakat kota Pagar Alam Propinsi Sumatera Selatan. Dengan adanya bahasa, maka komunikasi dan hubungan antar sesama manusia dapat terjalin dengan baik. Suku Besemah adalah suatu Masyarakat adat yang bermukim didaerah perbatasan propinsi Sumatera Selatan dengan Propinsi Bengkulu . Urgensi Masyarakat Melayu di Besemah kota Pagar Alam sejak dulu menggunakan guritan salah satu bahasa yang sudah mulai ditinggalkan. Bahasa ini sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak dalam pergaulan sehari-hari, bahasa yang sering digunakan oleh anak-anak mayoritas bahasa Palembang. Bahasa Besemah berpotensi untuk hilang atau terganggu oleh faktor-faktor globalisasi, migrasi populasi dan perubahan budaya. Sehingga perlu adanya Pelestarian Bahasa daerah. Pelestarian Bahasa daerah diupayakan dapat menambahkan catatan dan meningkatkan minat kaula muda. Karena bagian penting dalam komunikasi adalah Bahasa, bahasa merupakan sarana agar dapat berkomunikasi dengan baik. Tujuan utama dalam pengungkapan bahasa besemah adalah untuk menjaga dan mengembangkan bahasa ini sebagai dari patrimoni budaya dan bahasa kebudayaan kita.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 resty resty (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.