PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN DAUN KELOR SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN BOLU KUKUS UNTUK MAKANAN TAMBAHAN BALITA SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENANGANAN STUNTING
DOI:
https://doi.org/10.36050/30pv9b10Keywords:
Peningkatan Gizi, Pemanfaatan Daun Kelor.Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan daunkelor (morianga oleifera) sebagai bahan dasar pembuatan bolu kukus , yang berfungsi sebagai makanan tambahan bergizi untuk balita dalam upaya penanganan stunting.Permasalahan stunting yang dialami balita di indonesia disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang memadai sehingga di perlukan inovasi dalam pengolahan pangan lokal yang kaya nutrisi .Metode pelaksanaan meliputi survey potensi ,penyuluhan,pelatihan , dan praktik langsung pembuatan bolu kukus daun kelor .Kegiatan ini melibatkan ibu ibu balita, ibu PKK ,kader posyandu serta bidang desa tanjung jati kecamatan muara enim kabupaten muara enim.hasil pelatihn menunjukan peningkatan pengetahuaan peserta tentang gizi,keterampilan mengolah makanan bergizi serta motivasi untuk mengadopsi dan mengembangkan produk inibaik untuk konsumsi rumah tangga maupun peluang usaha. Produk bolu kukus berdasis daun kelor mendapatkan responpositif dengan rasa yang unik, dan disukai ibu ibu maupun anak.Program ini diharapakan dapat menjadi langkah awal strategi dalam pencegahan stunting melalui optimalisasi sumber daya lokal yang mudah di akses.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Emiyati emi, Muhammad Taufik, Yenni Suryono, Dewi Oktaria Anggaraeini. , Desta Ria Erika (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.