SOSIALISISASI PEMANFAATAN DAUN PEPAYA (Carica Papaya) SEBAGAI PESTISIDA NABATI DI DESA PEMULUTAN DALAM KECAMATAN PEMUTULAN

Authors

  • Desta Ria Erika Universitas Insan Cita Indonesia Author
  • M Rahmad Ramadhan Universitas Insan Cita Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.36050/yy6egm78

Keywords:

Daun Pepaya, Pestisida Nabati, Petani

Abstract

Secara umum pengunaan pestisida mempunyai dampak positif dam juga negatif. Dampak positifnya yaitu bebas dari hama pengganggu tanaman dan dampak negatifnya yaitu pestisida yang disemprotkan
tidak semua terkena permukaan tanaman, namun 80% pestisida yang disemprotkan jatuh ke tanah .Salah satu dampak negatifnya adalah pencemaran lingkungan. Selain itu juga berdampak bagi kesehatan petani, konsumen, dan mikroorganisme yang tidak bisa pilih dan mencemari lingkungan khuusunya pada tanah dan air. Residu pestisida tersebut bisa mematikan makro dan mikro organisme dan juga keseimbangan alam dalam lingkungan. Pada produk pertanian residu pestisida juga mengganggu kesehatan, seperti melemahnya sistem imun, gangguan fungsi hati dan ginjal, kanker, dan gangguan kesehatan lainnya. Banyak jenis persitida yang digunakan petani, dan dalam pengapliaksian pestisida tersebut petani tidak menggunakan pelindung tangan yang berdampak pada kesehatan Penggunaan pestisida kimia yang berlebihan sehingga memiliki efek negatif, maka dari itu perlu ada nya pengenalan tentang pemanfaatan daun pepaya senagai bahan dasar pestisida nabati yang ramah lingkungan serta mudah didapat. Animo masyarakat saat ini masih sangat kurang karena proses pengolahan yang dianggap petani harus dilakuan
berulang maka perlu inovasi pestisida nabati yang multifungsi. Selain fungsinya sebagai pengendali OPT
(organisme pengganggu tanaman) serta kesuburan tanah sehingga dengan memberikan contoh
pengaplikasian teknologi pada masyarakat yang berupa demfarm akan sangat menunjang implementasi pestisida nabati di masyarakat

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

SOSIALISISASI PEMANFAATAN DAUN PEPAYA (Carica Papaya) SEBAGAI PESTISIDA NABATI DI DESA PEMULUTAN DALAM KECAMATAN PEMUTULAN. (2024). NGABDIMAS, 7(01 Juni), 52-55. https://doi.org/10.36050/yy6egm78

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.