ANALISIS KEKERINGAN AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN DIKELURAHAN KARANG DALO KOTA PAGAR ALAM

Authors

  • Arief Budiman Ammarullah Institut Teknologi Pagar Alam Author

DOI:

https://doi.org/10.36050/a4fg5y62

Keywords:

Kekeringan, Alih Fungsi Lahan, Karag Dalo

Abstract

Analisis Kekeringan Akibat Alih Fungsi Lahan Dikelurahan Karang Dalo Kota Pagar Alam. Kekeringan merupakan kekurangan curah hujan dari biasanya atau kondisi normal dan bila terjadi berkepanjangan sampai mencapai satu musim atau lebih panjang akan mngakibatkan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan air. Alih fungsi lahan merupakan perubahan fungsi sebagian atau seluruh kawasan lahan dari fungsinya semula menjadi fungsi lain yang dapat mengakibatkan dampak negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alih fungsi lahan apakah dapat menyebabkan kekeringan di Kelurahan Karang Dalo di Kota Pagar Alam. Penelitian ini meggunakan metode Thornthwaite Mather serta menggunakan program bantu ArcGis 10.3. Berdasarkan dari hasil analisis menggunakan metode Thronthwaite Mather, bahwa alih fungsi lahan dapat menyebabkan kekeringan karena dalam perhitungan WHC pada tahun 2020 sebesar 198 menunjukan bahwa kondisi lahan diwilayah penelitian untuk menyimpan dan
mengikat air termasuk rendah, dibandingkan pada tahun 2011 dengan nilai WHC sebesar 226,5 yang lebih tinggi. Dan indeks kekeringan tertinggi pada setiap tahunnya yang terjadi di kelurahan Karang Dalo Kota Pagaralam, pada tahun 2011 sebesar 153,13% pada bulan Mei, 2014 sebesar 108,42% terjadi pada bulan Desember, 2016 sebesar 150,17% terjadi pada bulan
Desember, dan 2020 terjadi kekeringan paling tinggi sebesar 179,08% pada bulan Desember.

Downloads

Published

2024-10-31