PENGARUH RASIO Na2SiO3 : NaOH TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER BERBAHAN TANAH LIAT

Authors

  • Abdi Nasrullah Institut Teknologi Pagar Alam Author
  • Didi Ardiansyah Institut Teknologi Pagar Alam Author
  • Oscar Gautama Institut Teknologi Pagar Alam Author

DOI:

https://doi.org/10.36050/4x2rm884

Keywords:

Mortar Geopolimer, Tanah Liat

Abstract

Ketergantungan sektor konstruksi pada semen Portland sebagai bahan pengikat utama telah memicu peningkatan produksi semen secara signifikan. Proses produksi semen ini menghasilkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap perubahan iklim. Sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan, penelitian ini mengeksplorasi potensi mortar geopolimer berbasis tanah liat sebagai bahan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio sodium silikat (Na₂SiO₃) terhadap natrium hidroksida (NaOH) terhadap kuat tekan mortar geopolimer. Dengan menggunakan metode eksperimental, penelitian ini memvariasikan rasio Na₂SiO₃:NaOH pada rentang 0,25:1 hingga 2,5:1, dengan molaritas NaOH tetap sebesar 16 M. Rasio antara prekursor (tanah liat) dan aktivator (larutan alkali) dijaga konstan pada nilai 1:0,6. Kuat tekan mortar geopolimer kemudian diuji pada umur 3, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan mortar geopolimer
mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya umur curing. Nilai kuat tekan tertinggi tercapai pada umur 28 hari dengan rasio Na₂SiO₃:NaOH sebesar 0,75:1, yakni sebesar 4,53
MPa. Namun, tren umum yang ditemukan adalah semakin tinggi rasio Na₂SiO₃, maka kuat tekan mortar geopolimer cenderung menurun. Temuan ini mengindikasikan bahwa rasio Na₂SiO₃:NaOH memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja mortar geopolimer berbasis tanah liat. Rasio optimal Na₂SiO₃:NaOH pada penelitian ini adalah 0,75:1, di mana pada rasio ini diperoleh kuat tekan yang paling tinggi. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teknologi geopolimer sebagai alternatif bahan bangunan yang berkelanjutan, dengan potensi untuk mengurangi ketergantungan pada semen Portland dan emisi gas rumah kaca.

Downloads

Published

2024-10-31