PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PASAR TRADISIONAL DI KECAMATAN JARAI DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI

Authors

  • Ramdania Zelika Putri Institut Teknologi Pagar Alam Author

DOI:

https://doi.org/10.36050/b78fkw12

Keywords:

Pasar, Net Present Value, Interval Rate Of Return, Benefit Cost Ratio, Payback Periode

Abstract

Pasar adalah tempat berkumpulnya berbagai pihak untuk memfasilitasi pertukaran barang dan jasa. Keberadaan pasar tradisional ini sudah lama dikenal banyak orang di tengah macet, lumpur, tanah dan semrawut. Bahkan, beberapa pedagang masih berjualan di sekitar jalan utama dan pedagang serta pembeli tidak terlalu memperhatikan. Oleh karena itu, tujuan yang ingin dicapai adalah merancang bangunan pasar tradisional di pasar Jarai dengan citra modern. Sehingga diperlukan suatu bangunan yang dapat menyelesaikan segala permasalahan yang ada di pasar tradisional ini agar penjual dan pembeli merasa aman dan nyaman. selama berada di pasar tradisional ini. Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi rencana pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Jarai, biaya investasi sebesar Rp 10.034.964.888,56 (sepuluh miliar tiga puluh empat juta sembilan ratus enam puluh empat ribu delapan ratus empat puluh dua) delapan puluh delapan koma lima puluh enam rupiah). Metode Net Present Value (NPV) adalah 4.370.644.219,91 IDR untuk positif dan -137.073.199,38 IDR untuk negatif, metode Internal Rate of Return (IRR) adalah 16%, metode profit to cost ratio (BCR) adalah 6,12 kali biaya yang dikeluarkan, dan metode payback period (PP) adalah 5 sampai 9 bulan, hal ini menunjukkan perencanaan pembangunan pasar tradisional di Kecamatan Jarai layak dilakukan.

Downloads

Published

2024-03-31