PENGARUH RASIO ALKALI AKTIVATOR : PREKURSOR TERHADAP KUAT TEKAN MORTAR GEOPOLIMER TANAH LIAT
DOI:
https://doi.org/10.36050/fdhgaz40Keywords:
Mortar Geopolimer, Tanah Liat, Kuat Tekan MortarAbstract
Mortar Geopolimer adalah mortar yang tidak menggunakan semen dalam pembuatannya. Produksi semen menghasilkan karbon dioksida yang menyebabkan pencemaran udara. Banyaknya tanah liat yang belum dimanfaatkan Maka dikembangkan material alternatif pengganti semen berupa mortar geopolimer tanah liat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rasio alkali aktivator : prekursor terhadap kuat tekan mortar geopolimer tanah liat. Metode penelitian yang dipakai adalah metode Eksperimen dengan menggunakan alkali aktivator NaOH dan Na2SiO3 dengan perbandingan 1 : 1 dan molaritas 16 M. Menggunakan prekursor : aktivator dengan perbandingan 1:0,2 , 1:0,4 , 1:0,6 , 1:0,8 , 1:1 , 1:1,2 , 1:1,4 , 1:1,6 , 1:1,8 dan 1:2. Semua benda uji dilakukan pengujian kuat tekan pada umur 3, 14, dan 28 hari. Berdasarkan hasil uji kuat tekan mortar geopolimer tanah liat yang memiliki kuat tekan maksimum adalah pada umur 28 hari dengan komposisi rasio alkali aktivator : prekursor 1 :0,8 sebesar 6,0 Mpa, kuat tekan umur 14 hari tertinggi sebesar 4,2 Mpa, dan kuat tekan tertinggi umur 3 hari sebesar 2,2 Mpa. Dari hasil Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin banyak alkali aktivator yang digunakan maka semakin menurun kuat tekannya
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




