ANALISIS POLA CURAH HUJAN PENYEBAB LONGSOR DI LEMATANG INDAH KOTA PAGAR ALAM
DOI:
https://doi.org/10.36050/qxw24r58Keywords:
Longsor Lahan, Hujan Berselang, Tanah Tak Jenuh, Tanah Bersatu, Sistem Klasifikasi, GeometriAbstract
Tanah longsor merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia, karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa yang wilayahnya hanya memiliki 2 musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau atau pada daerah dengan topografi pegunungan, perbukitan, dan curah hujan yang tinggi sebagai pemicu terjadinya tanah longsor. Faktor yang paling sering menyebabkan kegagalan lereng adalah air hujan. Hujan udara yang masuk ke dalam tanah yang disebut dengan infiltrasi menyebabkan bertambahnya kandungan udara di dalam tanah yang akan mengubah nilai tekanan udara pori-pori di dalam tanah. Pada keadaan ekstrim hujan dapat menyebabkan naiknya muka air tanah sehingga kekuatan tanah menjadi terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola curah hujan dengan penyebab terjadinya longsor di lokasi ruas jalan Nasional Lematang Kelurahan Perahu Dipo Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagar Alam. Kemudian dilakukan pengamatan langsung geometri dan pengambilan sampel Tanah Tidak Jenuh dengan menggunakan teknik handboring yang kemudian dianalisis menggunakan metode USCS (Unified Soil Classification System) di laboratorium untuk mengetahui jenis tanahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas hujan sementara diatas 50 mm dapat menyebabkan kelongsoran lereng menjadi dangkal dan beberapa faktor pendukung dapat dipengaruhi oleh bentuk lereng yang curam dengan angka kemiringan lereng lebih dari 40˚ dan jenis tanah sangat mempengaruhi kelongsoran lereng. faktor kegagalan lereng adapun jenis tanah pada lokasi tersebut berjenis ML atau jenis tanah lempung tak organik dengan plastisitas rendah sampai sedang, lempung berkerikil, lempung berpasit, lempung berlanau. Serta hujan sebelumnya yang merupakan hujan relatif dengan curah hujan sedang namun berdurasi lama lebih efektif dalam memicu terjadinya kegagalan lereng atau bencana longsor.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




