PREDIKSI LAJU EROSI MENGGUNAKAN METODE USLE DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (STUDY KASUS DAS SELANGIS)
DOI:
https://doi.org/10.36050/q4yr2b96Keywords:
Erosi, Sungai, DasAbstract
Erosi dan sidimentasi merupakan proses yang terjadi secara terus menerus pada alur sungai. DAS selangis merupakan salah satu DAS yang sering mengalami erosi. Hal ini disebabkan karena pembukaan lahan yang di picu oleh peningkatan jumlah penduduk yang cepat di daerah aliran sungai selangis. Dalam penelitian ini mengunakan metode USLE berbasis sistem informasi geografis dengan menghitung laju erosi yang mempertimbangkan faktor erosivitas, erodibilitas, faktor kemiringan dan kepanjangan lereng, faktor penutupan lahan serta faktor tindakan khusus konservasi. Data cura hujan yang di pakai dalam perhitngan di dapat dari PTPN 7 Pagar alam. Dari hasil pwrhitungan di dapat nilai Indeks Erosivitas (EI30) sebesar 863.017 N/h. Luas DAS (1) 2.583,8625 Ha, DAS (2) 6.897,5 Ha, DAS (3) 464,375Ha, DAS (4) 666,0625 Ha, DAS (5) 2.555 Ha, DAS (6) 4.607,0625 Ha. Dan erosi minimumnya 10.775 ton/tahun, erosi maksimum 110.360 ton/tahun,karena erosi yang besar maka terjadi sedimentasi dan diperlukan konservasi untuk mengatasinya.`
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




