ANALISIS CEMARAN MIKROBA BAKSO DI PASAR TRADISIONAL DRAMAGA BOGOR
DOI:
https://doi.org/10.36050/9yhyv159Keywords:
meatballs, microbiological, total plate countAbstract
Bakso merupakan produk olahan daging yang dihaluskan, dicampur dengan bumbu dan tepung, lalu dibentuk menjadi bola-bola kecil dan direbus. Bakso menjadi makanan yang banyak disukai masyarakat namun dalam pengolahan, pendistribusi dan penyimpanan bakso rentan terkontaminasi bakteri. Bakso yang berkualitas dan aman di konsumsi harus memenuhi standar mikrobiologi tidak mengandung cemara bakteri Escherichia coli dan Salmonella sp. sehingga tidak menimbulkan ganggungan kesehatan oleh karena itu diperlukan analisis kualitas bakso untuk mengetahui gambaran jumlah mikroorganisme pada bakso. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mikrobiologi bakso yang berada di pasar tradisional Dramaga, Bogor Pengujian ini menggunakan bakso yang berasal dari Pasar tradisional Dramaga Bogor, dengan berbagai waktu penyimpanan setelah berada di konsumen. Parameter yang diamati berdasarkan karakteristik mikrobiologi meliputi Total Plate Count (TPC), pengujian Salmonella sp dan pengujian e. coli dibuat duplo. Penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukan dari
sampel yang di uji, nilai TPC pada bakso 24 jam di konsumen sebesar 3.00 x 10-3 cfu/g dan pada sampel 48 jam sebesar 5.55 X 10-3 cfu/g serta kedua sampel negatif mengandung salmonella.sp sedangkan pada cemara E. Coli kedua sampel bakso terdapat jumlah koloni E.coli sebesar 1.59 x 10-1 cfu/g pada sampel 24 jam dan 2.20 x 10-1 cfu/g pada sampel 48 jam.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

